Masa depan kita tidak tergantung pada apa yang orang lain mampu lakukan atau pada apa yang orang lain pikirkan tentang kita, so just keep on moving forward. Dan yang terpenting dari semua itu, selalu libatkan Tuhan di dalamnya. Saya selalu melibatkan Tuhan dalam apapun yang saya lakukan. Saya tahu saya tidak sempurna and that is exactly why saya perlu Tuhan untuk menuntun saya dan mengajarkan saya agar dapat lebih bijaksana.
Focus on pleasing the Lord. Main object`nya adalah menyenangkan hati Tuhan. Apakah yang saya jalankan ini menyenangkan hati Tuhan atau tidak, itu adalah jaminan apakah kita sudah menjalankan hal yang benar atau belum. Kalau tujuannya adalah menyenangkan hati orang, well susah juga. Karena kita ga akan pernah bisa menyenangkan hati semua orang. Motivasi orang juga sangat sulit kita tebak. Tapi satu pegangan kita adalah sesuatu yang ABSOLUT seperti Tuhan, then we are safe.
Mimpi kita banyak sebagai manusia dan kita pasti ingin meraih semuanya, salah satunya KESUKSESAN. Tapi sukses itu juga memiliki KUNCI. Tidak hanya satu, melainkan berbagai jenis kunci. Karena setiap kunci akan dilengkapi oleh kunci-kunci lainnya. Kerja keras, fokus pada hal yang positif, semangat, jangan pernah menyerah, jangan takut dan kalah oleh tantangan karena cobaan itu datang untuk DISELESAIKAN, bukan untuk DIHINDARI.
Prioritas kita yang utama saat ini adalah be the best that i can be and do more than what it takes. Baik itu karir, pendidikan, juga soal agama. However, masalah sukses atau tidaknya, itu belakangan. Yang penting niat dan usaha karna semua itu diraih tidak dalam hitungan satu atau dua tahun. Soal mimpi, semua hal muncul dari mimpi termasuk mimpi kita agar menjadi individu yang lebih baik lagi. Mimpi kemudian menjadi visi, lalu target, dan tujuan akhir. Contohnya saja dulu saat lampu belum ada, bahkan api`pun dianggap sebuah mukjizat. Lantas kenapa sekarang dianggap biasa saja?
Itu semua karena kita melihatnya terjadi setiap hari. Artinya, apa yang belum terbiasa untuk dilihat oleh kasat mata bukan berarti tidak mungkin atau berlebihan. Dulu sebelum ada pesawat terbang, bagaimana reaksi orang saat pertama kali melihatnya? Takjub. Seolah-olah ada burung besi terbang. Tapi sekarang? Tidak ada lagi yang menganggap pesawat terbang itu sebagai sesuatu yang luar biasa atau berlebihan.
Ingat mimpi Martin Luther King yang menuntut adanya penyetaraan hak antara kulit putih dan kulit hitam -lima puluh tahun yang lalu- sempat di anggap muluk-muluk dan berlebihan. Tapi sekarang lihat buktinya? Barack Obama, seorang kulit hitam bisa menjadi orang nomor satu di negara superpower Amerika. So in conclusion, nothing is impossible. Semua bermula dari pembelajaran juga keyakinan dan ingat awalnyaa dari MIMPI juga diri kita sendiri.
Soal banyaknya orang yang kontra dan menimbulkan masalah dalam hidup kita, You haven't to take the risk but you have taken the risk. Kita memiliki banyak cara untuk taken the risk. In addition to that, saya juga punya hak untuk memilih bagaimana cara saya menjalani dan menikmati hidup. Serta untuk semua hal yang terjadi atau belum terjadi. Akan kita kembalikan pada diri kita sendiri.
Sejauh mana kita bertekad untuk meraih mimpi-mimpi kita? Itulah semangat utama kita. Karena kita yang paling tau kapasitas diri kita. Kalau pada akhirnya banyak orang yang skeptisme tentang diri kita, kita hanya berusaha untuk positif saja. Itu artinya mereka peduli, karena mereka turut serta memikirkan kita dengan pertanyaan-pertanyaan mereka :)
Kitapun berhak untuk mendengarkan atau mendiamkan. Karena kita punya kadar saringan dalam menerima berbagai macam berita. Umur kita masih muda dan kita masih punya banyak sekali waktu untuk mencerna semuanya. Bukan berarti kita akan berhenti sampai di sini. Biarlah waktu yang akan menjawab juga membuktikan semuanya. Kembali lagi ke individual kita, kalau kita harus memaksimalkan eksistensi juga kepekaan terhadap apa yang terjadi di luar sana. Dengan begitu kita bisa merasionalkan hal-hal positif juga negatif yang melingkupi diri kita dan sekitar kita.
Berjuanglah untuk maju. Saya ingin kita menjadi orang-orang berintelegensi tinggi yang akan bersama-sama membangun Indonesia. Cukuplah sudah terpecah belah, saling menghina atau menjatuhkan. Lebih baik menyupport juga berkaca. Siapa kita? Darimana kita? Untuk apa kita hidup?
Tetaplah menjadi BULAN. Dia sendiri namun dia tetap bersinar. Dia tidak mengeluh saat bintang tak menemaninya. Karena dia tahu, meskipun di sana dia sendiri. Tapi banyak orang yang membutuhkannya. Apalah arti malam tanpa bulan? Apakah malam akan seindah yang terlihat bila bulan tak mendampinginya? Maka dari pada itu, berusahalah untuk setegar bulan. Bersinarlah kawan. Tetaplah berdiri di atas kaki kita sendiri. Jangan pernah takut. Semangat meraih mimpi. Hilangkan rasa malas. Kita bisa sampai di posisi sekarang ini dengan perjuangan dan jangan merusaknya hanya dengan sebuah perasaan tak tentu arah. Kalau kamu merasa kehilangan sesuatu, percaya saja. Suatu hari nanti hal itu akan kembali :)
Focus on pleasing the Lord. Main object`nya adalah menyenangkan hati Tuhan. Apakah yang saya jalankan ini menyenangkan hati Tuhan atau tidak, itu adalah jaminan apakah kita sudah menjalankan hal yang benar atau belum. Kalau tujuannya adalah menyenangkan hati orang, well susah juga. Karena kita ga akan pernah bisa menyenangkan hati semua orang. Motivasi orang juga sangat sulit kita tebak. Tapi satu pegangan kita adalah sesuatu yang ABSOLUT seperti Tuhan, then we are safe.
Mimpi kita banyak sebagai manusia dan kita pasti ingin meraih semuanya, salah satunya KESUKSESAN. Tapi sukses itu juga memiliki KUNCI. Tidak hanya satu, melainkan berbagai jenis kunci. Karena setiap kunci akan dilengkapi oleh kunci-kunci lainnya. Kerja keras, fokus pada hal yang positif, semangat, jangan pernah menyerah, jangan takut dan kalah oleh tantangan karena cobaan itu datang untuk DISELESAIKAN, bukan untuk DIHINDARI.
Prioritas kita yang utama saat ini adalah be the best that i can be and do more than what it takes. Baik itu karir, pendidikan, juga soal agama. However, masalah sukses atau tidaknya, itu belakangan. Yang penting niat dan usaha karna semua itu diraih tidak dalam hitungan satu atau dua tahun. Soal mimpi, semua hal muncul dari mimpi termasuk mimpi kita agar menjadi individu yang lebih baik lagi. Mimpi kemudian menjadi visi, lalu target, dan tujuan akhir. Contohnya saja dulu saat lampu belum ada, bahkan api`pun dianggap sebuah mukjizat. Lantas kenapa sekarang dianggap biasa saja?
Itu semua karena kita melihatnya terjadi setiap hari. Artinya, apa yang belum terbiasa untuk dilihat oleh kasat mata bukan berarti tidak mungkin atau berlebihan. Dulu sebelum ada pesawat terbang, bagaimana reaksi orang saat pertama kali melihatnya? Takjub. Seolah-olah ada burung besi terbang. Tapi sekarang? Tidak ada lagi yang menganggap pesawat terbang itu sebagai sesuatu yang luar biasa atau berlebihan.
Ingat mimpi Martin Luther King yang menuntut adanya penyetaraan hak antara kulit putih dan kulit hitam -lima puluh tahun yang lalu- sempat di anggap muluk-muluk dan berlebihan. Tapi sekarang lihat buktinya? Barack Obama, seorang kulit hitam bisa menjadi orang nomor satu di negara superpower Amerika. So in conclusion, nothing is impossible. Semua bermula dari pembelajaran juga keyakinan dan ingat awalnyaa dari MIMPI juga diri kita sendiri.
Soal banyaknya orang yang kontra dan menimbulkan masalah dalam hidup kita, You haven't to take the risk but you have taken the risk. Kita memiliki banyak cara untuk taken the risk. In addition to that, saya juga punya hak untuk memilih bagaimana cara saya menjalani dan menikmati hidup. Serta untuk semua hal yang terjadi atau belum terjadi. Akan kita kembalikan pada diri kita sendiri.
Sejauh mana kita bertekad untuk meraih mimpi-mimpi kita? Itulah semangat utama kita. Karena kita yang paling tau kapasitas diri kita. Kalau pada akhirnya banyak orang yang skeptisme tentang diri kita, kita hanya berusaha untuk positif saja. Itu artinya mereka peduli, karena mereka turut serta memikirkan kita dengan pertanyaan-pertanyaan mereka :)
Kitapun berhak untuk mendengarkan atau mendiamkan. Karena kita punya kadar saringan dalam menerima berbagai macam berita. Umur kita masih muda dan kita masih punya banyak sekali waktu untuk mencerna semuanya. Bukan berarti kita akan berhenti sampai di sini. Biarlah waktu yang akan menjawab juga membuktikan semuanya. Kembali lagi ke individual kita, kalau kita harus memaksimalkan eksistensi juga kepekaan terhadap apa yang terjadi di luar sana. Dengan begitu kita bisa merasionalkan hal-hal positif juga negatif yang melingkupi diri kita dan sekitar kita.
Berjuanglah untuk maju. Saya ingin kita menjadi orang-orang berintelegensi tinggi yang akan bersama-sama membangun Indonesia. Cukuplah sudah terpecah belah, saling menghina atau menjatuhkan. Lebih baik menyupport juga berkaca. Siapa kita? Darimana kita? Untuk apa kita hidup?
Tetaplah menjadi BULAN. Dia sendiri namun dia tetap bersinar. Dia tidak mengeluh saat bintang tak menemaninya. Karena dia tahu, meskipun di sana dia sendiri. Tapi banyak orang yang membutuhkannya. Apalah arti malam tanpa bulan? Apakah malam akan seindah yang terlihat bila bulan tak mendampinginya? Maka dari pada itu, berusahalah untuk setegar bulan. Bersinarlah kawan. Tetaplah berdiri di atas kaki kita sendiri. Jangan pernah takut. Semangat meraih mimpi. Hilangkan rasa malas. Kita bisa sampai di posisi sekarang ini dengan perjuangan dan jangan merusaknya hanya dengan sebuah perasaan tak tentu arah. Kalau kamu merasa kehilangan sesuatu, percaya saja. Suatu hari nanti hal itu akan kembali :)
Keep your head up.
-N
-N